
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Kepolisisan Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Selatan (Binda Kalsel), dan PT. Antang Gunung Meratus (AGM) menindaklanjuti kerjasama yang telah disepakati sebelumnya, pada Rabu (8/1/2025) dilaksanakan kegiatan penanaman rumput pakan sekaligus peninjauan lahan Kegiatan yang berlangsung di Pusat Penelitian dan Teknologi Agripeka Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Puspitek Agripeka Faperta ULM) Sungai Riam, Kabupaten Tanah Laut.
Dalam kegiatan penanaman pakan ternak ini selain dihadiri Rektor ULM, Kapolda Kalsel, Kabinda Kalsel, dan Pimpinan PT. AGM juga dihadiri oleh Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Ketua DWP BIN Daerah Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Kapolres Tanah Laut, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan peternakan di wilayah Kalimantan Selatan. Sinergi ini juga merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan, khususnya di sektor peternakan serta menjadi simbol kuat sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha.
Tujuannya tidak hanya untuk memastikan ketersediaan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan, tetapi juga untuk memperkokoh upaya kolektif dalam menghadapi tantangan pada sektor pangan khususnya di Indonesia. Dengan tema besar ketahanan pangan, kegiatan ini menitikberatkan pada pentingnya inovasi di sektor peternakan untuk menciptakan solusi-solusi berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Melalui kerja sama ini, setiap pihak berkomitmen untuk saling mendukung dengan berbagi sumber daya, pengetahuan, serta keahlian demi mewujudkan sistem pangan yang lebih kokoh dan tanggap terhadap perubahan zaman. Tidak hanya itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya peternakan secara produktif dan efisien.
Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dalam mewujudkan program ketahanan pangan dan kesejahteraan mahasiswa. “ULM wajib turut serta mendukung program pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Kami membutuhkan dukungan dari Polda, BINDA, Pemda, dan Pemkot di Kalsel untuk mencapai cita-cita menjadi perguruan tinggi dengan program studi kesehatan hewan di Kalimantan,” terang Prof. Ahmad.
Selain itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa Penanaman rumput bahan pakan ternak yang dilakukan hari ini merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan juga pendidikan.
Kapolda menuturkan, dilahan seluas 4 hektare ini, ada empat jenis rumput yang ditanam yakni Odot, Pakchong, Nepal dan Raja. Setelah pakan ternak sudah siap, barulah Sapi didatangkan di lokasi penanaman pakan ternak yang ada di Kabupaten Tanah Laut ini. “Ini merupakan tahap penggemukan sebanyak 150 ekor, kemudian nanti akan dilanjutkan dengan tahap budidaya,” ujar Kapolda Kalsel.
Semangat gotong royong yang tercermin dalam kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman sektor dapat bersatu demi tujuan bersama. Dengan langkah-langkah nyata seperti ini, ketahanan pangan bukan lagi sekadar mimpi, tetapi sebuah visi yang dapat diwujudkan untuk masa depan yang lebih baik. Mari bersama-sama kita tingkatkan ketahanan pangan untuk generasi mendatang, karena kesejahteraan dan kedaulatan pangan adalah tanggung jawab kita bersama.




